Laman

Sunday, April 9, 2017

Hebat, Stefano Lilipaly Kembali Cetak Gol Cantik

Stefano Lilipaly kembali cetak gol bersama klubnya SC Cambuur yang memainkan laga tandang partai lanjutan Eerste Divisie - kasta kedua Liga Belanda, Jumat (8/4/2017) di markas NAC Breda dengan skor 0 -2 untuk kemenangan SC Cambuur.

Pemain berusia 27 tahun itu mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-87 dari tepi kotak penalti kanan. Tendangan melengkung tersebut masuk ke tiang jauh yang tidak dapat dijangkau oleh kiper NAC Breda.

Saat di wawancara Stefano merasa sedikit terkejut dengan gol ini, seperti dilansir dari situs resmi klub.

Sebelumnya Gelandang Timnas Indonesia di piala AFF 2016 tersebut membuat gol tercantik di liga belanda , saat SC Cambuur menang 3-0 atas Achilles 29 dalam laga di Stadion Sportpark De Heikant, Minggu (5/3/2017).

Gol indah Lilipaly terpilih sebagai gol terbaik pada pekan ke-28 setelah mendapat voting sebesar 55 persen dari pembaca Voetbal International. Sedangkan Gol terbaik kedua yaitu lesakan gol Joeri Schroyen dari club MVV Maastrich serta Gol terbaik ketiga lesakan Daan Rienstra dari RKC Waalwijk.

Sosok Dr.Zakir Naik dan Video berbahasa Indonesia ceramah di bandung

**Dr.Zakir Karim Abdul Naik** atau yang lebih dikenal **Dr.Zakir Naik** yang sebenarnya adalah seorang dokter medis dengan gelar Sarjana Kedokteran dan Bedah" (Bachelor of Medicine and Surgery, MBBS) dari Maharashtra. Beliau menikah dengan perempuan bernama Farhat Naik dan dari pernikahannya tersebut, beliau dikarunia dua orang anak bernama Fariq Zakir Naik dan Rushda Naik. Ia juga dikenal presiden dari Islamic Research Foundation dan juga pendiri Peace TV, Peace TV Bangla dan Peace TV Urdu.


Awal mula tujuannya berdakwah ialah “Ingin membangkitkan kembali dasar-dasar penting Islam yang kebanyakan remaja Muslim tidak menyadarinya atau sedikit memahaminya dalam konteks modernitas,”. Apalagi sejak tragedi serangan 11 September 2001 yang lalu terhadap Amerika Serikat. Beliau lebih semangat berdakwah untuk melawan apa yang di anggap sebagai bias anti-islam di media-media barat pada waktu itu.

Pria kelahiran Mumbai 18 Oktober 1965 ini lalu memutuskan berhenti bekerja menjadi seorang dokter medis pada tahun 1991 untuk menjadi pendakwah/Dai yang terinspirasi oleh Amad Deedat yang sudah lebih dulu berdakwah. Pada 1994, dengan bangga Deedat pun menggelari murid cerdasnya itu dengan gelar Ahmad Deedat Plus lantaran penguasaan ilmu dan kepiawaiannya dalam berdakwah sudah dapat dianggap menyamai dirinya hanya dalam kurun empat tahun. Padahal sebelumnya, untuk mencapai posisi seperti itu Deedat butuh waktu 40 tahun. Kini Ahmad Deedat Sang Guru telah wafat pada tanggal 8 Agustus 2005 yang terkena penyakit stroke kronis dan meninggal di kediamannya Verulam Afrika Selatan.

Pria kelulusan Universitas Mumbai ini, memiliki kemampuan ingatan dan hapalan yang luar biasa. Selain hafal Alquran dan Hadist beliau juga hapal kitab-kitab agama lain seperti kitab injil, weda, tripitaka, bhagavad gita. Bahkan dalam beberapa videonya di youtube, beliau mengoreksi kutipan dalam Injil atau Bibel yang biasa diajukan oleh penonton yang menghadiri ketika sesi bertanya dan bahkan sampai sekarang beliau sudah meng-Islam-kan ribuan Hindu dan Kristen.

Dalam rentang tahun 1996-2000 saja, Naik telah memberikan lebih dari 600 ceramah umum di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Arab Saudi, UEA, Kuwait, Qatar, Bahrain, Oman, Afrika Selatan, Mauritius, Australia , Malaysia, Singapura, Hongkong, Thailand, Guyana dan lainnya.

Khushwant Singh, seorang jurnalis India, mengatakan bahwa kata-kata Naik "kejam" dan "mereka jarang masuk debat tingkat sarjana perguruan tinggi, di mana kontestan bersaing dengan yang lainnya untuk memperoleh nilai terbaik". Dan Dr.Zakir Niak pernah didaulat sebagai 100 orang India terkuat pada tahun 2009 yang diterbitkan surat kabar Indian Express.

Saleem Kidwai, Sekretaris Jenderal Muslim Council of Wales, tidak setuju dengan Davies, seraya mengatakan: “orang-orang yang mengenal Dr.Zakir Naik tahu bahwa ia adalah salah satu orang paling tidak kontroversial yang pernah ada. Ia berbicara tentang kesamaan antar agama, dan bagaimana kita harus hidup selaras dengan mereka", dan mengundang Davies untuk membicarakan lebih jauh dengan Naik secara pribadi di konferensi ini. Konferensi tetap berjalan, setelah dewan Cardiff mengatakan bahwa mereka senang apabila ia tidak berceramah dengan pandangan ekstremis.

Beliau juga pernah bercerama didepan Paus Benediktus XVI pada September 2006, Naik menantang debat publik langsung dengannya, namun Sri paus menolak.

Saat ini Dr.Zakir Naik berkunjung ke Indonesia pada pada tanggal 31 maret hingga 9 april 2017. Ia mengadakan kunjungan ke pesantren serta ceramah di beberapa universitas di Indonesia, selain itu ia juga bertemu dengan sejumlah ulama serta tokoh islam di Indonesia.

Biodata Lengkap Dr. Zakir Naik
Nama Lengkap : Dr. Zakir Abdul Karim Naik
Lahir: 18 Oktober 1965 di kota Mumbai, India
Orang Tua : Abdul Karim Naik
Istri : Farhat Naik
Anak : Fariq Zakir Naik, Rushda Naik

Pendidikan:
St. Peter's High School (ICSE)
Kishinchand Chellaram College
Topiwala National Medical College
University of Mumbai (Bachelor of Medicine Bachelor of Surgery)

Pekerjaan :
Dokter
Penulis,
Pembicara Publik (Dakwah)

Jabatan :
President of Islamic Research Foundation
Pendiri Peace TV, Peace TV Bangla dan Peace TV Urdu

Penghargaan :
King Faisal International Prize for Service to Islam tahun 2015
10 Guru Spiritual Terbaik di India
100 Orang India Terkuat 2009.