Laman

Tuesday, April 12, 2011

Anakmu adalah surgamu

Ini adalah urusan agama yang mempengaruhi akhirat kita.
Perhatikanlah dengan sungguh-sungguh. Terutama pendidikan
anak-anak, perhatikanlah ajaran
mana yang mereka ikuti, mereka sukai dan mereka teladani.

Masing-masing dari kalian adalah
pemimpin dan tiap-tiap pemimpin akan
mempertanggung-jawabkan apa yang dipimpinnya.

Didiklah anak-anak kalian untuk mencintai agama, mencintai Rasulullah SAW, dan kaum
sholihin. Didiklah mereka agar
memperhatikan perkara Allah SWT, Rasul-Nya dan hari kiamat. Serta bersungguh-sungguh
dalam menyebut Allah SWT dan menjalankan ibadah sholat.

Perintahkanlah anak-anak kalian untuk sholat ketika menginjak usia 7 tahun. Ketika usia 10
tahun pukullah mereka jika meninggalkan sholat. Dan bangunkanlah mereka untuk sholat jika tidur.

Ikutilah agama dan sunnah Rasulullah SAW. Berapa banyak
TV yang berada di rumah-rumah yang telah merusak dan
menghilangkan iman kita. Hal itu menjadi salah satu sebab
seseorang meninggal dalam keadaan su ’ul khotimah.Seperti
dikisahkan seseorang yang meninggal ketika melihat
gambar-gambar yang penuh maksiat di televisi dalam keadaan hatinya mati. Dan ia menjalani
sakaratul maut dengan susah payah.

Sebaliknya, hati-hati yang sholih akan meninggal dalam keadaan mengingat para Nabi, Sayyidah
Fatimah, dan Sayyidah Khadijah, sahabat, kaum Muhajirin dan
Anshor. Dan kelak akan dibangkitkan bersama mereka.

Beberapa orang ketika sakaratul maut tak bisa berkata
LailahaillAllah,bahkan setelah di talqin tiga kali. Namun mereka
dapat mengucap kata selain LailahaillAllah SWT. Ketika ditanyakan kepada salah satu mayat di dalam mimpi, “Kenapa engkau tak bisa berkata Lailahaillah ?” Ia pun menjawab,
“Yang mencegah saya berkata LailahaillAllah SWT adalah pandangan-pandangan haram
ketika saya di dunia. ” Itulah hal yang mencegah antara kita dan Allah SWT (Lailahaillah).
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman hendaklah
mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya.

Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah SWT Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (An-Nur :30)
Dahulu orang-orang kafir di Indonesia menutup aurat
mereka karena malu dengan wanita-wanita muslimat dan
karena haibah (keagungan) agama.

Sekarang justru wanita-wanita muslimat yang ber
tabarruj (memamerkan
kecantikan). Wahai Allah SWT yang Maha
Penolong, tolonglah kami! Wahai Allah SWT yang Maha Perubah Keadaan, rubahlah keadaan kami menjadi lebih baik! Ajaklah anak-anak kalian, laki-laki
dan perempuan, kepada kebaikan dan menuntut ilmu yang bermanfaat. Kalian akan menghadap Allah SWT dengan
wajah seperti apa jika
mendukung anak kalian pergi ke
Amerika! Apa yang akan mereka pelajari di Amerika?! Seberapa
besar nilai yang mereka dapatkan sepulang dari Amerika
dan cahaya apa yang mereka bawa? Bahkan kadang-kadang mereka pergi tanpa muhrim!

Wahai yang tak beradab! Di padang mahsyar kalian akan
diliputi kegelapan dan menyesali perbuatan (mendukung kepergian itu) sedangkan orang-
orang lain berada dibawah lindungan junjungan-junjungan
kita.

Oleh karena itu kirimlah anak-anak kalian ke tempat-tempat belajar agama. Sehingga iman mereka menguat dan yakin.

Kirimlah anak-anak perempuan kalian bersama muhrim. Seperti ke Hadramaut.
Bertakwalah kepada Allah SWT…

berapa lamakah umurmu di dunia?! Siapakah yang berada di hati kalian?! Kalian telah mengagungi perbuatan, perkataan, dan ilmu-ilmu orang
kafir! Sesungguhnya ilmu Rasulullah SAW (Al-Mukhtar) lebih
agung!

Hidupkanlah pada diri kami Ilmu Nabi kita Rasulullah SAW yang
memberi petunjuk dan jalan kepada Allah SWT.

Semoga Allah SWT merubah keadaan menjadi lebih baik. Dan masing-masing dari kalian menjadi qurrot ‘ain (penyejuk
pandangan) Sayyidah Fatimah az-Zahra dan dibangkitkan bersama
beliau.